Hidup itu pilihan.
Memilih untuk
bahagia atau menderita, cinta atau benci, menang atau kalah, bersyukur atau mengingkari.
Aku,
sebagai orang yang punya banyak 'kekurangan' yang tampak nyata, akan sangat
sulit bagiku untuk mensyukuri hal yang ke alami.
Banyak
hal yang membuatku sulit untuk bersyukur.
-Aku
punya masalah pada tangan kanan, susah di pakai menulis, jadinya tulisan sulit
dibaca (sama sekali tidak bisa dibaca).
-Tangan
kiriku juga bermasalah. Tangan kiriku sangat lemah. Kalau aku bawa gelas atau
botol yang penuh dengan air, pasti airnya tumpah-tumpah.
-Aku
juga skoliosis. Punggung miring ke kiri.
-Beberapa
bagian tubuhku juga beasar sebelah. Tangan kanan lebih besar daripada tangan
kiri, kaki kanan lebih kecil daripada kaki kiri, telapak kaki lebih panjang
yang kiri daripada yang kanan (tapi kalau di lihat sekilas nggak kelihatan
sih...)
-Kalau
aku gugup,takut, tertekan, ngomong di depan banyak orang (presentasi di depan
kelas dll), ngomong sama orang yang belum terlalu akrab (orang baru, temen
sekelas yang nggak terlalu akrab), ngomong sama orang yang lebih terhormat
(guru atau dosen) aku akan gemeteran dan susah dikendalikan.
-Aku
juga susah kalu disuruh melakukan hal-hal yang cepat.
-Dibidang
akademis juga aku nggak terlalu pintar.
Kalau
aku hanya memikirkan kekuranganku, aku tidak akan bisa bersyukur. Kalau aku
ingin bersyukur, sebenarnya banyak hal yang bisa aku syukuri.
-Orang
tua yang utuh dan sangat sayang sama aku. Mereka tidak peduli kekuranganku.
Mereka tidak menganggapku berbeda, tidak mengucilkanku. Sebaliknya mereka
selalu menyemangatiku (I LOVE MY PARENTS).
-Punya
saudara-saudara yang mengerti keadaanku (Meskipun mereka agak malu dengan
adanya diriku).
-Bisa
kuliah di luar kota (kotaku Bojonegoro, aku kuliah di Surabaya) dan universitas
negeri (UIN Sunan Ampel Surabaya).
-Punya
teman-teman yang baik, dan tidak mempermasalahkan keadaanku.
-Punya
guru dan dosen yang mengerti keadaanku (dari SD, SMP, SMA uku bisa memaklumi
keadaanku).
Kalau
mengingat-ingat nikmat Allah yang di kasihkan sama aku, aku bisa mensyukuri.
Sampai
sekarang aku berusaha untuk mensyukuri nikmat Allah di berikan padaku.
Aku
berusaha untuk mengmbil hikmah dari semua kekuranganku.
-Mungkin
kalau aku tidak di ciptakan seperti ini, aku sudah gonta-ganti pacar (sampai
umuruku 19 tahun ini aku belum pernah pacaran)
-Mungkin
kalau aku tidak di ciptakan seperti ini, aku akan selalu keluyuran.
-Mungkin
kalau aku tidak di ciptakan seperti ini, aku akan jadi perempuan yang
nakal.
Dan
masih banyak hal positif yang bisa aku pikirkan jika aku di ciptakan seperti
ini.
Tapi...
kalau aku memikirkan hal negatif aku diciptakan seperti ini, akan ada banyak
hal.
-Aku
tidak bisa mendapat nilai yang baik karena tulisanku susah dibaca.
-Aku
belum bisa masak, membawa nampan, kerja karena tanganku yang bermasalah.aknya
-Kayaknya...
aku akan susah mendapat jodoh karena keadaanku seperti ini (mana ada orang yang
mau sama orang cacat kayak aku).
Tapi...
aku percaya, kalu Allah sudah menyiapkan hal terbaik dan terindah untukku di
masa depan. Aku hanya harus melakukan hal yang terbaik di masa sekarang dan
meyerahkan semua pada Allah.
Seperti
lagu 'Semua Akan Indah Pada Waktunya'
Tidak ada komentar:
Posting Komentar